-
11
Jan
Ternyata, ada yang sangat mencintai artikel kontes seo saya
yang diadakan oleh pertamina, Kerja Keras Adalah Energi Kita. Padahal, artikel itu cuma artikel jelek yang bahasanya kebolak-balik dan tidak terstruktur
. Maklum, ngejar target keyword, yang belakangan tidak menjadi syarat mutlak untuk menjadi pemenang dalam kontes seo tersebut. Memang, selama sayembara berlangsung saya tidak pernah mengecek apakah artikel tersebut di cintai copas oleh oknum blogger lain. Saya belum terlalu memahami besarnya pengaruh sebuah artikel kontes yang di copas abis terhadap mesin pencari. Hal ini sebenarnya sudah pernah dibahas oleh blogger-blogger yang cinta akan seo. Posisi artikel memang sempat berada di halaman dua google.com dan akhirnya berada dihalaman tujuh sampai pada hari terakhir sayembara. Entahlah, apa ini sebuah pembuktian ?, Saya sempat memancing Mang Basmin, tapi sepertinya dirinya masih pelit ngeluarin ngelmu seo nya
.
Yang tak habis fikir, alangkah amat sangat tidak etis dan tidak berperasaan
bila seorang blogger meng copy artikel blogger lainnya tanpa mencantumkan link sumbernya. Apalagi bila artikel tersebut di buat dengan maksud dan tujuan mengikuti perlombaan seo seperti halnya kontes seo astaga.com lifestyle on the net. Saya pribadi sebenarnya tidak keberatan artikel-artikel saya di copy abis. Asal sesuai dengan kode etik per-bloggeran,, weleh,,weleh,, kaya’ wartawan aja. Ini kesalahan saya juga sebagai seorang blogger yang cinta dan baru belajar tentang seo. Saya benar-benar lupa untuk mengecek apakah artikel kontes seo Pertamina saya telah di copy oleh oknum blogger. Selain sibuk ngikut nyepam komentar di blog/forum dofollow, waktu itu kebarengan dengan cari-cari theme buat blog ini sambil belajar memvalidkan xhtml nya. Waktu itu, Saya cuma mau belajar dan menganalisa seberapa besar cinta google search engine kepada blog ini. Tentunya setelah saya belajar mati-matian memvalidkan XHTML pada blog ini. Cukup signifikan, buktinya pada saat artikel kerja keras adalah energi kita di posting, kurang lebih dua minggu langsung berada di halaman dua google.com. Entah karena kalah banyak backlink yang berkualitas atau karena artikel saya tersebut sangat di cintai oleh seorang oknum blogger, akhirnya posisinya terus melorot.
Kalau masalah copas atau copy paste artikel orang lain, kembali tanya diri kita masing-masing, etis atau tidak ?. Bagi saya pribadi, Copas itu musuh besar kreatifitas. Apalagi copas abis. Ditambah lagi tidak mencantumkan link sumber, seperti disini, disana, disono, di sini lagi, trus di situ lagi. Kalau sekedar untuk pembuktian, selamat Om. Anda sudah membuktikannya. Menang ga Om
Menyedihkan memang. Terlepas dari belajar atau pembuktian atau apa namanya, apa memang sudah ga ada bahan buat nulis lagi Om
. Istirahat sejenak aja Om ngeblognya. Dari pada harus di cap sebagai Preman Kampung di Dunia SEO dan di julukin sebagai seorang blogger yang jago SEO, tapi,,, SEO Jago Kandang.
Mungkin Tulisan ini Yang Anda Cari :
- Di Tulis Oleh Jeri Kategori : Bebas
- If you like this blog please take a second from your precious time and subscribe to my rss feed!










6 Responses to “Pelajaran buat Preman Kampung yang Jago SEO Kandang”
Pelit :O
(
wah ane dibilang pelit
Najur mang,,ha,,ha,,ha,, ngarep dapet iwak lohan,,
sngajo diomong pelit, klu be dapet iwak arwana gek
Sukses terus dengan kontesnya. Jangan hanya sebagai penggembira mas..
Sama-sama mas Ireng.
Templateny keren2 lho
waah….kayaknya ini adalah artikel pelampiasan kejengkelan terhadap para peng copas. syukurlah saya sudah insaf…blog saya yang berisi sebagian hasil copas, saya tutup. walopun saya tetap mencantumkan sumbernya. Saya merasa bukan hanya popularitas akan tetapi kreatifitas kita di uji disini. Mencari ide dan menuliskan adalah pekerjaan yang sulit, sangat wajar orang marah jika hasil karyanya dicopas.
akhirnya saya buat blog baru yang isinya adalah benar2 dari ide saya pribadi dan kalo ada yang saya ambil dari orang lain adalah sebagai bahan referensi saja.
om jeri…sabar ya???
Cuma ngungkapin prasaan aj Mr, Kem. Klo di pendam, ktanya bs jd jerawat batu

Tulisan2 dsini sy akui ga 100persen orisinil. Tp minimal sy tulis dgn gaya sy sndiri. Jd tetap menulis, beda dg copas
Sukses buat kontesnya.
Leave a Reply