- 6
Feb
Banjir di Muara Enim kali ini cukup mengejutkan dan sangat merepotkan warga. Akibat curah hujan yang cukup tinggi, sungai Enim dan Sungai Lematang meluap. Bapak Mukhlis Kiemas, salah satu warga Tanjung Raman mengatakan kalau air mulai menggenangi rumah sejak pukul 3 dini hari tadi. Seperti yang saya lihat sendiri, air menggenangi rumah kurang lebih 30 cm. Tampak dari raut muka yang sayu kalau beliau belum tidur sampai sore tadi. Sabar ya Pak
. Bagaimana kondisi di dalam, (Tanjung Raman dalam) kalau di luar saja sudah setinggi ini ? . Ternyata lebih parah, air telah mencapai ketinggian kurang lebih satu meter

Rumah Cik Tanjung Raman

Rumah CIK Kebanjiran

Kolam Ikan Meluap

Sungai Lematang Tanjung Raman
Tak hanya di desa Tanjung Raman, beberapa desa seperti Desa Kepur, Desa Muara Gula, Kecamatan Benakat dan gunung Megang juga mengalami hal yang serupa. Yang terparah adalah di jembatan desa Muara Gula. Air sempat menggenangi jalan lintas sumatera ini sampai setinggi pinggang orang dewasa. Mengakibatkan antrian mobil yang cukup panjang. Tak hanya jalan lintas, banjir kali ini juga merendam beberapa sawah milik warga. Prihatin
bakalan gagal panen.

Sawah di Ds Muara Gula

Sawah Perbatasan M.Gula dan Tj.Raman
Melihat kondisi seperti ini, Pemerintah Muara Enim langsung mengerahkan Tim SAR / TAGANA untuk membantu dan mengevakuasi warga yang terjebak banjir. Beberapa Posko sudah didirikan oleh warga. Dan seperti yang saya dengan dari Bapak Mukhlis, kalau Bupati Muara Enim telah memberikan bantuan untuk mendirikan posko dan dapur darurat di desa Tanjung Raman. Mudah-mudahan bantuan ini juga diberikan untuk kecamatan dan desa lainnya yang mengalami musibah banjir
.
Di kecamatan Muara Enim sendiri, yaitu Dusun Muara Enim ( Dusun merinem ) kampung 7 dan kampung 8 yang terparah. Tampak air menggenangi salah satu Madrasah yang terletak di kampung 7. Apalagi bakal tengah ?.

Min 2 Muara Enim
Untungnya (masih nak untung tulah
) , hari ini hujan tidak turun lagi. Kabar terakhir yang saya terima dari cik, kalau sore tadi air di rumahnya telah menyurut. Beres-beres dong besok
. O ya, sorry buat bro Cecep kalau umpama saya ga bisa datang di acara akad nikahnya (diusahakan datang). Maafkelah daku Cep
. Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawadah and warrohmah. Sukses dunia dan akherat. Amin.

Jembatan Enim 1

Enim 1

Celabam

Losmen Baru

PRC Muara ENim

PRC Muara Enim tampak belakang

Nangkul
Baca Juga Artikel Lainnya :














6 Responses to “Curah Hujan tinggi, Muara Enim Banjir”
woyyyyyy alanggke bahinye bahasebyetu ao connnn!!!!!!!!!!!!!!!!
dadadadadllllaaaa ccccaaakkkk222
ia memane na midang men banjir terus
La nyuhot.
cak mane nak midang kalu banjir tula
artikel bagus, wong kito memang perlu informasi.
…………….
seputaran SDN 4 & Rukun Damai pingger lematang sempet jugo tegenang.
Daaakkk, tekene pule e,,, ngape dek ngenjuk tau mang
Leave a Reply