Masa Tersulit

Kesanggupanakan menghadapi masa tersulit lebih dari sekedar malam – malam tanpabulan. Layaknya pecundang dalam meniti kehidupan di teras tanpa atap,sembari menikmati penatnya asap tembakau. Meski aku tahu itu salah satudari bala tentara malaikat maut yang takkan tersenyum kala menjemput.

Pernah, aku resapi kata demi kata dari orang yang kuanggap sejajar dgnMas Iwan Fals Kepalang manis teruslah manis, kepalang pahit teruslahpahit. Tinggal pada apa pemikiran orang, harus kearah manamenjalaninya.

Malam ini aku rasakan kembali makna kata itu padasecangkir kopi yang kuminum. Ya,,, pahit teruslah pahit, karena bilaberubah manis niscaya aku takkan pernah untuk minum kopi lagi…  :-)

Share