Ooo.,,,,, Bagaimana Ku kayuh Saujana.
Sementara Perahuku telah retak di setiap sisi-sisinya yang lelah.
Hanya dengan sebelah tangan kupegang kayuh yang ujungnya kadang menusuk batinku.
Sedangkan,,, begitu luas samudera hatimu yang belum kusinggahi.
Baca kelanjutan tulisan ini » Minggu Yang Memerah di Muara Enim.

Ramadhan, Engkau telah kembali untuk menguliti setiap tingkah dan sikap lelaki di bulan lalu yang tersendat melangkahi malam.
Bahkan Aku belum begitu mengenalMu, ketika setiap hamparan dosa tertiup hawa panas menerpa wajah.
Ramadhan, ajari Aku ketika berada di lembah dingin, diatas manisnya dosa tanpa do’a.
210809
Marhaban Ya Ramadhan
SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA
Baca kelanjutan tulisan ini » Aku dan Ramadhan.
Kesanggupanakan menghadapi masa tersulit lebih dari sekedar malam – malam tanpabulan. Layaknya pecundang dalam meniti kehidupan di teras tanpa atap,sembari menikmati penatnya asap tembakau. Meski aku tahu itu salah satudari bala tentara malaikat maut yang takkan tersenyum kala menjemput.
Pernah, aku resapi kata demi kata dari orang yang kuanggap sejajar dgnMas Iwan Fals Kepalang manis teruslah [...]
Baca kelanjutan tulisan ini » Masa Tersulit.
Mungkin Aku sudah tak faham lagi.Atau mungkin Engkau yang tak mengerti. Seolah kita tak pernah bisa bernyanyi. Dan kata tak lagi bisa bersuara, hanya suara indah tapi tak merdu. Kau Tahu? Aku Begitu menyesali waktu tak mampu untuk mengerti indahnya bunga di puncak biru hatimu.Ya,,, Aku begitu menikmati keindahan pada diriku sendiri, sampai Aku [...]
Baca kelanjutan tulisan ini » 26.
Seperti sepertiga malam ini.
Kau menelanjangi jiwa-jiwa yang terbahak.
Tubuh pendosa, berlendir dan bernanah.
Sepertinya ajal menyapa ramah?.
Waktu tak seperti dulu.
Ketika aku begitu mencintai Mu.
Semakin malu,,, kaku laku.
Bila aku rindu, ingin kembali ke peluk Mu.
220306
Baca kelanjutan tulisan ini » Rindu.