Permasalahan Pada Sendi Rahang Berikut Penjelasannya

Rongga mulut terdiri dari sepasang rahang yaitu rahang atas dan rahang bawah.Keduanya berfungsi dalam proses pengunyahan,dengan berkoordinasi antara otot mulut dan gigi.Sendi rahang, gigi geligi,dan otot ini merupakan suatu kesatuan fungsi pengunyahan yang diatur oleh sebuah persendian yang dinamakan TMJ (sendi rahang).Apabila sendi rahang bermasalah,maka dampaknya akan menimbulkan keluhan berupa:nyeri pada otot pengunyahan,sakit kepala,bunyi keletuk pada sendi rahang,sampai pada keluhan pada telinga.

Kelainan sendi rahang umumnya disebabkan oleh terjadinya perubahan kontak gigi rahang atas dan bawah,yang menimbulkan perubahan pola pengunyahan,antara lain adanya gigi geraham yang dicabut.”Hal ini dapat menyebabakan pergeseran pada gigi-gigi sebelahnya maupun dengan gigi lawannya,yang dapat menimbulkan kontak gigi yang prematur,”jelasnya.prematur yang dimaksud adalah pada saat menggigit,gigi ini kontak duluan sedangkan yang lain belum berkontak.

masalah sendi rahang

Gejala dan Penyebab

Gejala gangguan ini sangat bervariasi tergantung dari ambang rasa nyeri dari pasien.Ada pasien yang sudah datang berobat karena merasa nyeri pada saat mengunyah,walaupun tidak ada gigi yang rusak atau berlubang,dan ada juga yang datang setelah mengalami kemiringan dari rahang bawah yang parah.Meski begitu,gejala yang umum terjadi adalah rasa tegang atau spasme dari otot pengunyahan,adanya hambatan pada saat membuka dan menutup mulut,bunyi clicking pada sendi rahang,sakit kepala,telinga berdengung seperti kemasukkan air.

Banyak faktor penyebab kelainan sendi rahang,antara lain oleh terjadinya perubahan kontak gigi geligi,akibat gigi yang hilang atau dicabut,terjadinya maloklusi dari gigi geligi,kebiasaan buruk,seperti menggigit dengan keras gigi atas dan bawah pada saat tidur,disebut dengan istilah kebiasaan tidur satu sisi.

Penanganan

Untuk mengetahui apakah terdapat kelainan pada TMJ,dokter gigi akan melakukan pemeriksaan rontgen keseluruhan gigi (panoramic) dan rontgen TMJ.Rontgen panoramic adalah foto sinar-x yang menampilkan gambaran gigi dan rahang secara keseluruhan.Pemeriksaan ini bertujuan untuk melihat tumbuh atau tidaknya geraham bungsu.

Terkadang pasien yang mengeluh tidak bisa membuka mulut disebabkan pula oleh gigi geraham bungsu yang tumbuh miring sehingga menghambat rahang saat membuka mulut. Sementara rontgen TMJ dilakukan untuk melihat apakah benar terdapat kelainan pada TMJ atau tidak,dalam foto bisa dilihat sendi rahang bergeser ke depan,ke atas atau ke belakang.Rontgen TMJ ini merupakan cara pemeriksaan efektif untuk melihat kelainan pada TMJ.

Jika benar pasien mengalami kelainan sendi rahang,maka perawatan awal yang dilakukan adalah membuat oclusal Splint. Oclusal Spint adalah suatu alat yang dipasang pada lengkung rahang gigi bawah atau atas,tujuannya untuk merelaksasi otot yang tegang/spasme.Alat ini digunakan saat istirahat atau rileks,biasanya saat tidur malam.Setelah spasme otot berkembang,dokter gigi akan melakukan pemeriksaan yang lebih mendetil untuk mencari tahu penyebab dasarnya.Penyebabnya antara gigi yang hilang dan tidak dibuatkan gigi palsu,susunan gigi tidak teratur (Maloklusi),dan apakah ada kebiasaan buruk.

“Semua penyebab tersebut harus diatasi satu per satu.Jika ada gigi yang hilang perlu dibuatkan gigi palsu,jika ada kebiasaan buruk,pasien diberi edukasi mengenai kebiasaan buruk tersebut dan cara menghindarinya.Sedangkan jika ada susunan gigi yang tidak rapi,maka harus dilakukan perawatan-perawatan orthodontik,”sarannya.

Mencegah Kelainan Sendi Rahang

Jangan anggap sepele gigi berlubang.Segera periksa ke dokter gigi agar mendapat penanganan yang sesuai.Jika gigi rusak dan tidak dapat dipertahankan maka harus dicabut.Nah,jika gigi sudah dicabut,maka proses mengunyah akan mengalami gangguan seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya.Sementara apabila gigi sudah terlanjur dicabut,pasanglah gigi palsu agar susunan gigi dan oklusi(kontak gigi atas dan bawah) menjadi sinkron kembali.Hal ini akan mencegah terjadinya kelainan pada sendi rahang.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *